KITAINDONESIASATU.COM- Anggapan bahwa pemilik golongan darah O lebih rentan mengalami kolesterol tinggi masih kerap menjadi perbincangan di masyarakat. Namun, menurut dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, dr Christy Efiyanti, SpPD, hingga saat ini belum ada kesimpulan ilmiah yang pasti mengenai hubungan golongan darah dengan kadar kolesterol dalam darah.
“Beberapa penelitian memang menemukan adanya kadar kolesterol yang lebih tinggi pada individu bergolongan darah O dibandingkan golongan darah lainnya. Namun, ada pula penelitian yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara golongan darah ABO dengan kadar kolesterol darah,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Jumat 12 Juni 2026.
dr Christy menjelaskan bahwa hubungan antara golongan darah dan risiko penyakit kardiovaskular masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Menurutnya, kadar kolesterol seseorang dipengaruhi oleh berbagai faktor yang jauh lebih kompleks dibandingkan golongan darah semata.
Ia menegaskan bahwa gaya hidup menjadi faktor yang paling dominan dalam memengaruhi tingginya kadar kolesterol. Pola makan tinggi lemak, kurang aktivitas fisik, obesitas, kebiasaan merokok, serta konsumsi alkohol diketahui dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi.
Selain faktor gaya hidup, sejumlah kondisi medis juga berkontribusi terhadap peningkatan kadar kolesterol. Kondisi tersebut meliputi diabetes, gangguan ginjal, penyakit hati, hingga gangguan tiroid.
Faktor genetik juga memiliki peran penting, salah satunya pada kasus familial hypercholesterolemia, yakni kelainan genetik yang menyebabkan kadar kolesterol tinggi sejak usia muda.
“Usia dan jenis kelamin juga dapat memengaruhi kadar kolesterol seseorang,” tambah dr Christy yang juga spesialis Ilmu Penyakit Dalam.
Karena itu, masyarakat disarankan untuk lebih fokus menerapkan pola hidup sehat daripada mengkhawatirkan golongan darah yang dimiliki. Upaya yang dapat dilakukan antara lain membatasi konsumsi makanan tinggi lemak dan makanan olahan yang mengandung lemak jenuh, rutin berolahraga, serta menjaga berat badan ideal.
Selain menjaga pola hidup sehat, pemeriksaan kesehatan secara berkala juga penting dilakukan untuk memantau kondisi tubuh dan mendeteksi gangguan kesehatan lebih dini.
“Rutin melakukan medical check up agar dapat mendeteksi dini bila ada masalah kesehatan dan memperoleh penanganan sejak dini sebelum terlambat dan sulit diobati,” tutupnya.
