KITAINDONESIASATU.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Meskipun sekitar 28,6 persen zona musim di Indonesia bagian selatan telah memasuki musim kemarau akibat Monsun Australia, potensi hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat masih mengintai wilayah utara dan timur.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, pembentukan sirkulasi siklonik di Laut Filipina memicu daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi).
Kondisi ini meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan. BMKG menetapkan status Siaga untuk wilayah Aceh, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Papua Tengah karena berpotensi diguyur hujan sangat lebat yang dapat disertai kilat serta petir.
Sementara itu, wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, hingga pulau Jawa dan Kalimantan diproyeksikan mengalami hujan intensitas sedang hingga lebat.
Tak hanya hujan, masyarakat di wilayah Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Sulawesi Tenggara juga diimbau waspada terhadap potensi angin kencang. BMKG meminta warga tetap siaga menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.(*)

