KITAINDONESIASATU.COM – Industri film Indonesia kembali mencuri perhatian dunia internasional. Tiga film karya sineas tanah air sukses membawa pulang penghargaan bergengsi dalam ajang Golden FEMI Film Festival 2026 yang digelar di Sofia, Bulgaria.
Prestasi membanggakan itu menjadi bukti bahwa cerita, budaya, dan nilai kemanusiaan dari Indonesia kini semakin diperhitungkan oleh penonton lintas negara.
Duta Besar RI untuk Bulgaria, Listiana Operananta, menyebut keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa film Indonesia mampu menembus batas budaya dan menyentuh penonton global.
“Film mampu menghadirkan kisah tentang kemanusiaan, budaya, dan harapan yang dapat dipahami oleh siapa pun, di mana pun,” ujar Listiana, Selasa (9/6).
Salah satu film yang paling mencuri perhatian adalah “Solata” karya sutradara sekaligus produser Ichwan Persada. Film panjang tersebut berhasil meraih penghargaan spesial berkat kekuatan cerita yang mengangkat nilai budaya dan sisi humanisme khas Indonesia.
Tak hanya “Solata”, film dokumenter “DJUM” karya Ahmad Brilian Maulana Vitjayanto dan film pelajar “Dolanan Nusantara” karya Dimas Surya Pratama juga sukses meraih penghargaan di kategori masing-masing.
Penghargaan untuk film “Solata” diterima langsung oleh Ichwan Persada di Sofia, sementara penghargaan untuk “DJUM” dan “Dolanan Nusantara” diwakili oleh Dubes RI karena para sineas berhalangan hadir dalam malam penganugerahan yang digelar pada 6 Juni lalu.
Kesuksesan tiga film Indonesia itu terjadi di tengah momentum peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Bulgaria, yang dinilai menjadi peluang besar untuk memperkuat promosi budaya Indonesia di mata dunia.
Golden FEMI Film Festival sendiri merupakan ajang perfilman internasional bergengsi yang tahun ini berlangsung di bawah patronase Presiden Bulgaria Iliana Iotova dan dihadiri pelaku industri film dari berbagai negara.
Malam penghargaan tersebut juga dihadiri sejumlah duta besar negara sahabat seperti Armenia, Lebanon, Mongolia, Maroko, Polandia, hingga Argentina. (*)
