KITAINDONESIASATU.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bersama dua wakilnya, Trenggono dan Agustina Arumsari.
Setelah pelantikan, Nanik menegaskan bahwa fokus utama kepemimpinannya adalah meningkatkan efektivitas program pemenuhan gizi nasional melalui pengelolaan anggaran yang lebih efisien dan tepat sasaran.
Dalam struktur kepemimpinan yang baru, Agustina Arumsari akan bertanggung jawab pada pengawasan dan pengelolaan keuangan lembaga.
Sementara itu, Trenggono mendapat tugas untuk mengembangkan dan mengawasi operasional dapur program gizi di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) serta kawasan yang masih membutuhkan pembangunan layanan dasar.
BGN Prioritaskan Kualitas dan Ketepatan Sasaran Program Gizi
Nanik menjelaskan bahwa efisiensi anggaran menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan program tanpa mengurangi manfaat yang diterima masyarakat.
Salah satu strategi yang diterapkan adalah menunda pembukaan dapur baru dan lebih memaksimalkan fasilitas yang telah beroperasi saat ini.
Selain itu, BGN juga akan melakukan penataan ulang penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program tersebut akan lebih difokuskan kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan intervensi gizi sehingga bantuan dapat tersalurkan secara lebih efektif.
