KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah Jepang dilaporkan tengah menyiapkan rencana pembangunan dan penggantian 14 reaktor nuklir baru pada dekade 2050-an.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga pasokan energi nasional di tengah meningkatnya kebutuhan listrik akibat perkembangan teknologi kecerdasan buatan, pusat data, dan industri semikonduktor.
Rencana tersebut diumumkan Kementerian Perindustrian Jepang dan menjadi pertama kalinya pemerintah Tokyo secara terbuka menyampaikan target spesifik penggantian reaktor nuklir kepada publik.
Media lokal seperti Kyodo News dan NHK menyebut pemerintah berencana mengganti hingga lima reaktor pada dekade 2040-an sebelum mencapai total sekitar 14 reaktor pada 2050-an.
Kebijakan ini menandai perubahan besar sikap Jepang terhadap energi atom setelah tragedi Fukushima pada 2011 yang sempat membuat seluruh pembangkit listrik tenaga nuklir dihentikan sementara.
Jepang Hadapi Lonjakan Kebutuhan Energi
Pemerintah Jepang memperkirakan negara tersebut akan mengalami kekurangan listrik hingga 5,5 juta kilowatt pada dekade 2040-an. Jumlah itu setara dengan kapasitas energi yang dihasilkan lima reaktor nuklir modern.


