Sepakbola

Setelah M Rahmat dan Yabes Roni, Kini Boris Kopitovic Tinggalkan Bali United

×

Setelah M Rahmat dan Yabes Roni, Kini Boris Kopitovic Tinggalkan Bali United

Sebarkan artikel ini
Boris Kopitovic tinggalkan Bali United.
Boris Kopitovic tinggalkan Bali United. (Dok. Radar Bali)

KITAINDONESIASATU.COM – Bali United kembali membuat kejutan besar jelang musim Super League 2026/2027. Striker asing andalan mereka, Boris Kopitovic, dipastikan resmi berpisah dengan Serdadu Tridatu setelah kedua pihak sepakat tidak memperpanjang kontrak.

Keputusan ini langsung mengejutkan publik sepak bola tanah air mengingat Boris menjadi salah satu sosok penting di lini depan Bali United selama satu setengah musim terakhir.

CEO Bali United, Yabes Tanuri, mengatakan rasa terima kasih mendalam atas perjuangan striker asal Montenegro tersebut selama membela klub kebanggaan Pulau Dewata itu.

“Boris telah banyak berjuang untuk Bali United dan kami dari manajemen mengucapkan terima kasih yang mendalam,” ujar Yabes Tanuri, Senin (2/6).

Pemain bernomor punggung sembilan itu pertama kali bergabung pada awal 2025 dan langsung memberi dampak besar bagi performa Serdadu Tridatu. Pada musim Super League 2025/2026, Boris tampil dalam 32 pertandingan dengan torehan delapan gol dan tiga assist.

Sementara pada paruh musim sebelumnya, striker berusia 31 tahun tersebut sukses mencatatkan enam gol dan dua assist hanya dari 15 laga bersama Bali United.

Secara total, Boris Kopitovic membukukan 47 pertandingan dengan 3.896 menit bermain serta menyumbang 14 gol dan lima assist untuk klub asal Gianyar tersebut.

Kepergian Boris semakin memperpanas rumor perombakan besar-besaran di tubuh Bali United. Dalam sepekan terakhir, sejumlah pemain senior lain seperti M Rahmat dan Yabes Roni juga resmi meninggalkan klub.

Gelombang perpisahan ini memunculkan tanda tanya besar di kalangan suporter terkait arah baru Bali United untuk menghadapi musim 2026/2027.

Saat ini, manajemen disebut tengah bergerak cepat memburu sejumlah pemain baru yang diproyeksikan menjadi pengganti demi menjaga kekuatan Serdadu Tridatu tetap kompetitif di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *