KITAINDONESIASATU.COM – Serangan bom bunuh diri mengguncang wilayah Quetta, Provinsi Balochistan, Pakistan, Minggu (24/5/2026).
Ledakan besar yang menargetkan kereta api tersebut menyebabkan sedikitnya 28 orang meninggal dunia dan sekitar 90 lainnya mengalami luka-luka. Insiden ini menjadi salah satu serangan paling mematikan di Pakistan sepanjang tahun 2026.
Ledakan terjadi saat kereta yang membawa penumpang dan personel militer melintas menuju kawasan kantonmen di Quetta.
Pelaku diduga menggunakan kendaraan bermuatan bahan peledak yang diarahkan ke jalur rel sebelum akhirnya meledak dengan kekuatan besar. Suara ledakan dilaporkan terdengar hingga beberapa kilometer dan memicu kepanikan warga sekitar.
Kelompok Separatis Klaim Bertanggung Jawab
Pihak berwenang Pakistan segera mengerahkan aparat keamanan dan tim penyelamat ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban serta penyelidikan lebih lanjut.
Sejumlah rumah warga dan kendaraan di sekitar rel kereta juga mengalami kerusakan cukup parah akibat dampak ledakan.
Kelompok separatis Balochistan Liberation Army atau BLA mengklaim bertanggung jawab atas aksi tersebut. Mereka menyebut target utama serangan adalah personel militer Pakistan yang berada di dalam kereta.


