KITAINDONESIASATU.COM – Setelah timya Al Nassr meraih gelar Juara Liga Pro Arab Saudi 2025/2026 mimpi Cristiano Ronaldo dalam karier sepakbolanya juga kian mendekati kenyataan, Jumat (22/5/2026).
Pasalnya hingga berakhirnya kompetisi Liga Pro Arab Saudi ini CR7 secara resmi telah mencapai 973 gol dari 1.320 pertandingan sepanjang kariernya, yang semakin mendekati angka bersejarah 1.000 gol yang dia inginkan.
Pada musim 2025/2026, Cristiano Ronaldo gagal meraih top skor dengan mencetak 28 gol berada di peringkat ketiga pencetak gol terbanyak di Liga Pro Arab Saudi 2025/2026, meski demikian capaian luar biasa ini sekaligus menjadikan Al Nassr meraih gelar juara Liga Arab Saudi musim tersebut.
Sementara untuk posisi puncak daftar top skor dikuasai oleh striker asal Meksiko daro Al Qadisiyah, Julian Quinones mengemas 33 gol sepanjang musim kompetisi dan tempat kedua ditempati penyerang Al Ahli Saudi, Ivan Toney mengoleksi 32 gol.
Kontrak Ronaldo sendiri dengan Al Nassr berlaku hingga 2027, dan prospek striker berusia 41 tahun ini untuk terus berkompetisi di Piala Dunia 2026 sangat mungkin terjadi.
Kehadiran nomor punggung 7 juga telah mengubah wajah sepak bola Arab Saudi dengan terjadinya transformasi Saudi Profesional league (SPL).
Seperti kita ketahui transformasi SPL adalah proyek ambisius Arab Saudi untuk mengubah liga lokal menjadi salah satu kompetisi paling bernilai di dunia sebagai bagian dari soft power geopolitik Visi 2030 mendatang.
Sementara Ronaldo diproyeksikan akan memperkuat Timnas Portugal di Piala Dunia 2026 dan kemungkinan besar akan gantung sepatu pada tahun 2027 setelah menyelesaikan kontraknya bersama Al Nassr.
SPL kini memasuki periode privatisasi yang signifikan dengan regulasi keuangan yang ketat, mirip dengan aturan Financial Fair Play (PSR) Liga Premier Inggris.
Menarik bintang-bintang di puncak performa mereka seperti Theo Hernandez dan Mateo Retegui menunjukkan bahwa SPL bukan lagi rumah pensiun yang mewah, tetapi menjadi destinasi yang benar-benar kompetitif.
Pada akhirnya, kejuaraan ini merupakan penegasan yang kuat atas pengaruh Ronaldo, dia datang bukan untuk mempromosikan dirinya sendiri, tetapi untuk menang dan menetapkan standar profesional baru untuk sepak bola di kawasan Teluk. **
