KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Purbaya kembali menegaskan dukungannya terhadap program kendaraan listrik melalui pemberian insentif mobil listrik pada 2026.
Kebijakan tersebut dinilai penting untuk menekan impor bahan bakar minyak atau BBM di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik global yang masih memengaruhi harga energi dunia.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai penggunaan kendaraan listrik dapat membantu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM.
Langkah ini juga diharapkan mampu menekan beban subsidi energi yang terus meningkat akibat fluktuasi harga minyak internasional.
Purbaya Ingin Kurangi Beban Subsidi Energi Nasional
Selain menekan impor BBM, pemerintah juga ingin memanfaatkan kelebihan pasokan listrik nasional yang saat ini belum digunakan secara optimal.
Sebagian kapasitas listrik PLN masih harus dibayar meski tidak terserap sepenuhnya oleh masyarakat maupun industri.
Karena itu, peningkatan penggunaan kendaraan listrik dianggap bisa menjadi solusi untuk mendorong konsumsi listrik domestik sekaligus memperbaiki efisiensi energi nasional.


