News

Bau Busuk Tuntun Tim SAR Temukan Jasad Pendaki Gunung Wilis

×

Bau Busuk Tuntun Tim SAR Temukan Jasad Pendaki Gunung Wilis

Sebarkan artikel ini
pendaki wilis 1
Tim SAR saat hendak membawa jenazah pendaki yang meninggal di puncak Gunung Wilis, Muhammad Agus asal Jakarta. foto: dok tim SAR

KITAINDONESIASATU.COM – Penemuan jasad seorang pendaki gunung yang meninggal di puncak Gunung Wilis lantaran tim SAR dari SRU (Seach and Rescue Unit) I dan II mencium adanya bau busuk.

Dari bau inilah yang kemudian meuntim tim pencarian korban meninggal diketahui seorang pendaki bernama Muhammad Agus (24) wara Jl Pedongkelan Belakang Cengkareng, Jakarta Barat.

Muhammad Agus ditemukan oleh tim SAR dalam keadaan sudah meninggal dunia dan jesadnya sudah menimbulakan bau busuk, Selasa (15/10/2024) pukul 15:40 WIB.

Penemuan jasad Agus ini ditemukan setelah tim yang berjumlah 32 orang melakukan pencarian selama enam hari.

Koordinator Unit Siaga SAR Bojonegoro, Novix Heryadi menjelaskan jenazah Agus ditemukan di antara semak-semak di sebelah kiri jalur pendakian ke Puncak Gunung Wilis.

Posisinya kurang lebih sekitar 500 meter di bawah lokasi dari duhaan semua hilangnya korban yang terakhir dilihat oleh kedua temannya saat turun dari puncak.

Tim SAR saat itu berada di lokasi dugaan korban menghilang yang dilaporkan kedua temannya itu, tiba-tiba tercium bau tak sedap.

Petugas langsung terus menelusuri bau tak sedap itu di sekitar titik jasad korban, penyisiran pun kemudian dilakukan.

Penyisiran dari SRU I dan SRU II langsung memfokuskan mencari sumber bau tak sedap itu, hingga jasad korban ditemukan.

Sementara dari hasil otopsi di RS Bahayangkara Nganjuk tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Menurut Kasat Reskrim Polres Ngajuk mengungkapkan setelah dilakukan otopsi jenazah sudah bisa dibawa pulang oleh pihak keluarga.

Terkait peristiwa itu, pihak keluarga almarhum Muhammad Agus juga sudah menerima kematian itu yang murni karena musibah saat pendaki Gunung Wilis.

Seperti diberitakan sebelumnya Muhammad Agus melakukan pendakian bertiga bersama dua temannya melalui jalur pendakian Gunung Wilis Sekartaji, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk.

Agus mendaki berangkat pada Selasa (8/10/2024) bersama dua temannya Aris dan Hari berangkat siang sekitar pukul 11:00 WIB.

Mereka bertika kemudian sampai di puncak Gunung Wilis sekitar pukul 21:00 WIB, setelah beristirahat selama 1 jam mereka bertiga kemudian turun.

Kemudian pada Rabu (9/10/2024) pukul 01:00 WIB sampai di Pos Zero, agus sudah tidak terlihat lagi oleh dua rekannya.

Karena tidak melihat Agus, kedua temannya tidak curiga dan langsung turun hingga sampai di pos regristasi namun ternyata tidak menemukan Agus.

“Teman agus baru mengetahui jika Agus hilang saat sudah berada di pos regritasi, karena tidak menemukan Agus, kedua temannya membuat laporan,” kata koordinator Basarnas Novix.

Mendapat laporan ada pendaki yang hilang tim BPBD kemurian merespon dan melakukan pencarian bersama tim gabungan dan relawan.

Pencarian terhadap Muhammad Agus melibatkan 32 petugas Basarnas Surabaya, tim BPBD dan relawan, hingga penemuan korban setelah melakukan pencarian di hari keenam. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *