KITAINDONESIASATU.COM – Persaingan papan atas terus terjadi antara Persib Bandung dan Boneo FC Samarinda sama-sama berpeluang menjadi juara BRI Super League 2025/2026.
Kedua tim saling kudeta seperti di pekan ke-30 Borneo FC unggul dari Persik Kediri 1-0 hingga menduduki pemuncak klasemen sementaran.
Sementara Persib dipaksa turun tahta, namun itu tak berlangsung lama sebab Persib berhasil memenangi pertandingan melawan Bhayangkara FC 2-4 posisinya kembali naik.
Hingga pekan ke-31 kedua tim memiliki catatan poin yang sama dengan mengemas 69 poin dari 30 pertandingan yang dijalani, namun Persib unggul di laga head to head sehingga berhak menduduki puncak klasemen.
Kedua tim saat ini menghadapi laga krusial, tak boleh terpeleset dalam kekalahan dari 4 laga yang tersisa hingga musim kompetisi berakhir pada pekan ke-34 Sabtu, 23 Mei 2026.
Pada pekan ke-31 ini Persib Bandung lebih dahulu menggelar pertandingar pertandingan sebagai tuan rumah di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dengan menjamu tamunya PSIM Yogyakarta.
Sementara Borneo FC pada pekan ini juga bertindak sebagai tuan rumah di Stadion Segiri Samarinda menghadapi tamunya Persita Tangerang pada Selasa (5/5/2026) nanti.
Kemudian pada pekan ke-32 selanjutnya Persib bakal bertandang ke Jakarta sebagai tim tamu menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno, 10 Mei 2026 menjadi laga berat.
Bagi Persib kemenangan melawan Persija bukan mustahil sebab pada pertemuan sebelumnya Persija berhasil mengalahkan Macan Kemayoran 1-0 di kandang GBLA pada pekan ke-17, minggu 11 Januari 2026.
Sementara tiga lawan lainnya bagi Persib Bandung di atas kertas menjadi lawan yang bisa diimbangi secara permainan dan strategi seperti PSIM Yogyakarta, PSM Makassar dan Persijap Jepara.
Sedangkan lawan Perija akan berbeda masalahnya, Jakmania yang merupakan suporter Persija dipastikan akan memberikan suport di akhir laga ini, begitu juga dengan suporter Bobotoh akan semakin menambah panas tensi dan gengsi untuk harga diri kedua tim.
Borneo pada pekan yang sama akan bertanding di Stadion I Wayan Dipta Gianyar menghadapi Bali United, 11 Mei 2026 juga menjadi laga krusial.
Melawan Bali United Borneo akan mendapatkan tekanan sebab tim ini pada pertemuan pertama musim kompetisi Borneo dipermalukan di kandangnya di Segiri Samarinda dengan kebobolen 1 – 0 dari tamunya Bali United.
Namun armada Fabio Lefundes menyakini jika anak asuhnya akan dapat mendulang poin penuhd ari tuan rumah sebagai gol balasan yang terkalahkan dalam laga sebelumnya.
Di sisi lain Bali United saat ini juga dalam posisi yang baik dalam tiga laga terakhirnya Sedadu Tridatu berhasil memenangi pertandingan sukses meraih poin penuh.
Kesuksesan ini menjadi tekanan berat bari Borneo FC dengan bermain di kandan lawan, tidak mudah bagi Borneo untuk menundukkan Bali United di kandang sendiri.
Di sisi lain ditiga pertandingan Borneo juga masih harus menghadapi tim yang tidak mudah dihadapi seperti Persijap Jepara yang posisinya sedang menanjak untuk menjauh dari zona merah.
Borneo FC akan dijamu Persijap di Stadion Bumi Kartini Jepara semakin meningkatkan kepercayaan diri Persijap dengan dukungan dari para suporternya yang memadati stadion.
Kemudian dilaga terakhir Borneo FC akan menjamu Malut United yang ini juga dalam posisi on fire, akan berjuang habis-habisan di sisa laga yang mereka hadapi di musim kompetisi 2025/2026 ini.
Namun jika diakhir musim kompetisi kedua tim memiliki poin yang sama maka Persib Bandung akan menjadi juara BRI Super League berkat kemenangan head-to-head 3-1 di Bandung dan hasil imbang di Segiri Samarinda dengan hasil imbang 1-1. **

