KITAINDONESIASATU.COM – Penemuan cadangan lithium dalam jumlah besar di Amerika Serikat menjadi sorotan global, terutama dalam upaya memperkuat kemandirian energi dan industri kendaraan listrik.
Berdasarkan penelitian terbaru dari United States Geological Survey, wilayah pegunungan Appalachia menyimpan sekitar 2,3 juta metrik ton lithium oksida yang tersebar di beberapa negara bagian.
Sebagian besar cadangan tersebut ditemukan di wilayah Carolina dan Maine, dengan potensi yang dinilai mampu memenuhi kebutuhan domestik hingga ratusan tahun.
Temuan ini dinilai strategis mengingat selama ini Amerika Serikat masih bergantung pada impor baterai lithium-ion, terutama dari China, yang mendominasi rantai pasok global.
Dampak Besar bagi Energi Amerika Serikat dan Industri
Skala cadangan lithium ini dinilai sangat signifikan karena dapat digunakan untuk mendukung produksi hingga 130 juta kendaraan listrik.
Selain itu, mineral tersebut juga berperan penting dalam pengembangan perangkat elektronik seperti laptop dan ponsel pintar, serta infrastruktur teknologi berbasis kecerdasan buatan.
Meski demikian, kontribusi produksi lithium domestik Amerika saat ini masih relatif kecil dibandingkan global.

