KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Mentya Hafid memberikan respons tajam terhadap pernyataan terbaru yang dilontarkan oleh tokoh senior Amien Rais.
Pemerintah menilai narasi yang dibangun oleh Ketua Majelis Syura Partai Ummat tersebut tidak hanya tidak berdasar, tetapi juga telah memenuhi unsur fitnah dan mengandung muatan ujaran kebencian (hate speech).
Menkomdigi menegaskan bahwa serangan personal yang diarahkan kepada Prabowo Subianto dan Mayor Teddy Indra Wijaya tersebut berpotensi memecah belah opini publik serta menciptakan kegaduhan di ruang digital.
Pemerintah menyayangkan sikap tokoh publik yang seharusnya memberikan edukasi politik, namun justru menyebarkan informasi yang dianggap provokatif. Narasi semacam ini dinilai melanggar etika berkomunikasi di ruang siber dan mencederai iklim demokrasi yang sehat.
Kementerian Komunikasi dan Digital mengingatkan masyarakat dan para tokoh bangsa untuk lebih bijak dalam menyampaikan kritik. Kritik seharusnya bersifat konstruktif dan berbasis data, bukan serangan tanpa fakta yang dapat memicu konflik sosial.
Pemerintah memastikan akan terus memantau peredaran konten yang melanggar aturan hukum, termasuk potensi pelanggaran UU ITE, demi menjaga kondusivitas serta stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika politik yang ada.(*)


