KITAINDONESIASATU.COM – Tegang! Iran kecam Israel atas aksi militer yang menargetkan armada kapal kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menyebut serangan Israel terhadap kapal kemanusiaan perairan internasional April 2026 sebagai tindakan “pembajakan” dan “terorisme negara”.
Baghaei menegaskan, Global Sumud Flotilla dibentuk oleh aktivis HAM global untuk mengirimkan bantuan ke Palestina yang dilanda krisis kemanusiaan parah.
“Menyerang kapal ini bukan hanya serangan terhadap misi kemanusiaan, tapi pukulan bagi hati nurani manusia,” tegasnya dalam pernyataan resmi terkait Iran kecam Israel.
Fakta di lapangan mencengangkan. Pasukan Israel mengintersep kapal-kapal armada tersebut hampir 1.000 km dari perairannya, dekat Pulau Kreta, Yunani.
Sekitar 22 dari 58 kapal berhasil dicegat. Sebanyak 175-211 aktivis ditahan dan dibawa ke Penjara Ketziot, fasilitas yang kerap dikaitkan dengan pelanggaran HAM dalam serangan Israel terhadap kapal kemanusiaan perairan internasional April 2026.
Baghaei menambahkan, proses penahanan diwarnai “perilaku memalukan dan tidak manusiawi”. Ini jadi simbol pendudukan rezim Israel yang melanggar prinsip dasar kemanusiaan terkait Iran kecam Israel.
