News

Prabowo Setuju Pembangunan Fly Over di Perlintasan KA Bekasi Timur!

×

Prabowo Setuju Pembangunan Fly Over di Perlintasan KA Bekasi Timur!

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2026 04 28 at 09.50.53
Presiden Prabowo Subianto meninjau korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur. (Sekretariat Presiden)

KITAINDONESIASATU.COM – Presiden Prabowo Subianto menyetujui pembangunan flyover di perlintasan sebidang Bekasi guna mencegah terulangnya tragedi tabrakan kereta yang menewaskan 14 orang.

Langkah strategis ini diambil sebagai solusi permanen untuk meningkatkan keselamatan transportasi. Pemerintah pusat segera berkoordinasi dengan pemda agar proyek infrastruktur tersebut mulai dikerjakan pada tahun anggaran ini.

Sementara itu, situasi duka menyelimuti perkeretaapian Indonesia setelah jumlah korban tewas akibat tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur dilaporkan meningkat menjadi 14 orang.

Hingga Selasa (28/4/2026) siang, tim evakuasi berhasil menemukan tambahan korban di antara puing-puing gerbong yang ringsek parah. Selain itu, ada juga korban tewas berasal dari rumah sakit yang merawat korban tabrakan dua kereta tersebut. Sementara itu, jumlah korban luka-luka tercatat sebanyak 84 orang.

Presiden Prabowo Subianto yang meninjau lokasi kejadian menyampaikan duka mendalam bagi para keluarga korban. “Evakuasi masih dilakukan dengan ketelitian tinggi karena posisi gerbong yang tertumpuk menyulitkan petugas,” ujarnya.

Dari total korban luka, puluhan orang dilaporkan mengalami luka berat dan sedang mendapatkan perawatan intensif di RSUD Kota Bekasi serta beberapa rumah sakit swasta sekitar. Korban meninggal kecelakaan kereta ini dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk divisum.

KNKT kini tengah mendalami kronologi kejadian yang diawali oleh kecelakaan taksi di perlintasan sebidang tersebut. Fokus investigasi mengarah pada sistem koordinasi sinyal yang menyebabkan KA Argo Bromo tetap melaju di jalur yang sama dengan KRL yang sedang berhenti.

Pemerintah menjamin seluruh santunan bagi ahli waris dan biaya pengobatan korban akan segera dicairkan melalui Jasa Raharja dan PT KAI sebagai bentuk tanggung jawab penuh atas musibah ini.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *