KITAINDONESIASATU.COM – Dampak insiden tragis di Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam benar-benar bikin geger. PT Kereta Api Indonesia (Persero) terpaksa mengambil langkah drastis dengan membatalkan sejumlah perjalanan kereta api dari dan menuju Jakarta.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengungkapkan deretan KA yang terdampak. Dari Stasiun Gambir, perjalanan seperti KA Purwojaya, Parahyangan, Argo Muria, hingga Argo Bromo Anggrek dipastikan batal beroperasi.
Tak hanya itu, kereta menuju Gambir dari berbagai kota seperti Cirebon, Cilacap, Semarang, Solo, hingga Surabaya juga ikut dihentikan. Situasi makin parah karena sejumlah KA tujuan Stasiun Pasar Senen—termasuk Madiun Jaya, Mataram, Gumarang, hingga Jayabaya—ikut terdampak pembatalan massal.
KAI pun memberikan kompensasi penuh bagi penumpang. Refund tiket 100 persen (di luar biaya pemesanan) bisa diajukan hingga 7 hari ke depan. Penumpang diminta terus memantau informasi resmi dan mempertimbangkan ulang jadwal perjalanan mereka.
Di balik kekacauan ini, tersimpan tragedi memilukan. Insiden terjadi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur akibat tertempernya rangkaian perjalanan oleh KA Argo Bromo Anggrek. Dampaknya tak main-main—operasional KA di lintas tersebut langsung terganggu total.
Lebih tragis lagi, pihak KAI mencatat enam orang meninggal dunia dan sekitar 80 lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan yang melibatkan KA jarak jauh dan KRL Commuter Line tersebut. (*)

