Berita UtamaInovasi

Rahasia di Balik Limbah Ikan, Kini Disulap Jadi Minuman Kolagen Siap Minum

×

Rahasia di Balik Limbah Ikan, Kini Disulap Jadi Minuman Kolagen Siap Minum

Sebarkan artikel ini
IMG 20260428 070813
Ilustrasi: Inovasi IPB University menghadirkan Collagen Z, minuman kolagen dari limbah ikan dengan beragam varian rasa kekinian. (Kis/ist)

KITAINDONESIASATU.COM- Limbah industri perikanan yang selama ini kurang dimanfaatkan kini disulap menjadi produk bernilai tinggi berupa minuman kolagen. Adalah Guru Besar IPB University, Prof Mala Nurilmala yang berhasil menciptakan produk kolagen berbasis ikan bernama Collagel.

“Kolagen merupakan protein bernilai tinggi yang banyak digunakan dalam industri pangan, kosmetik, kesehatan, dan nutraceutical,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Selasa 28 April 2026.

Limbah ikan seperti kulit, tulang, sisik, hingga gelembung renang mengandung protein dan kolagen yang tinggi. Bahan tersebut, kata Prof Mala, umumnya hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak atau produk sederhana seperti kerupuk kulit. Di sisi lain, Indonesia masih bergantung pada impor kolagen berbahan baku babi atau sapi yang belum tentu terjamin kehalalannya.

Baru! Collagen Z
Menjawab kondisi tersebut, Collagel resmi dirilis pada Februari 2025. Produk ini telah mengantongi izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Kini, pengembangan produk diperluas melalui varian minuman baru “Collagen Z” yang hadir dalam beragam rasa, seperti kopi, matcha, mangga, dan berry. Pengembangan inovasi ini turut melibatkan PT Telkom Indonesia Tbk melalui Divisi Social Responsibility Center yang bekerja sama dengan Yayasan SayHI dan Halal Science Center (HSC) IPB University.

Kolaborasi juga terwujud dalam pelatihan dan workshop bagi pemuda serta ibu-ibu pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK) di wilayah Bogor dan Jakarta. Peserta mendapatkan pembekalan mulai dari manajemen produksi, pemasaran digital, hingga pencatatan usaha berbasis teknologi. Mereka juga difasilitasi sarana berjualan seperti booth dan sepeda motor roda tiga untuk memasarkan produk Collagen Z.

Manager Business, Government, Enterprise Service Manager PT Telkom Indonesia Noviana Putri Kusumasari menegaskan, “Inovasi ini tidak sekadar pemberdayaan ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan melalui konsep circular economy dan keberlanjutan.”

Kolaborasi antara Halal Science Center IPB, Yayasan SayHI, dan Telkom Indonesia ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan berbasis ekonomi sirkular. Selain menciptakan peluang usaha baru, pemanfaatan limbah perikanan menjadi produk kolagen juga dinilai mampu mengurangi pencemaran lingkungan.

Program ini pun terbuka untuk direplikasi di berbagai daerah guna mendukung kemandirian ekonomi masyarakat, keberlanjutan lingkungan, serta penguatan ekosistem halal di Indonesia. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *