KITAINDONESIASATU.COM – Laga panas pekan ke-29 Super League Indonesia 2025–26 benar-benar bikin jantung berdebar. Bertanding di Banten International Stadium, Kamis (23/4), Bali United sukses mencuri kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Persita Tangerang.
Gol tunggal kemenangan lahir dari titik putih di babak kedua. Eksekusi dingin Diogo Campos pada menit ke-61 jadi pembeda setelah wasit menunjuk penalti akibat handball pemain Persita di kotak terlarang.
Meski babak pertama berjalan alot tanpa peluang berbahaya, tensi langsung melonjak usai jeda. Kedua tim tampil ngotot, saling serang, dan berburu gol pembuka.
Persita sebenarnya punya peluang emas menyamakan kedudukan. Tim asuhan Carlos Pena meningkatkan tekanan habis-habisan, termasuk lewat tembakan keras Pablo Ganet—sayang masih bisa digagalkan kiper Bali United, Mike Hauptmeijer.
Puncak drama terjadi di menit ke-85. Wasit sempat memberikan penalti untuk Persita setelah menganggap Ricky Fajrin melakukan handball.
Namun, keputusan itu dianulir setelah tinjauan VAR. Bola dinyatakan mengenai dada, bukan tangan—membuyarkan harapan Persita untuk menyamakan skor.
Hingga tambahan waktu 10 menit berakhir, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Bali United.
Tambahan tiga poin ini membuat Serdadu Tridatu melesat ke peringkat 7 dengan 42 poin, sementara Persita harus puas tertahan di posisi 9 dengan 41 poin. (*)



