KITAINDONESIASATU.COM – Militer Iran secara resmi mengumumkan kesiapan tempur mereka untuk melakukan serangan balasan terhadap sasaran yang telah ditentukan apabila Amerika Serikat memulai agresi baru.
Pernyataan tegas Militer Iran ini muncul sebagai respons atas serangkaian ancaman yang dilontarkan oleh kepemimpinan tinggi di Washington serta para petinggi militer AS.
Juru bicara militer Iran menegaskan bahwa seluruh personel keamanan telah berada dalam posisi siaga tertinggi guna menghadapi berbagai kemungkinan tindakan militer yang menyasar kedaulatan wilayah Republik Islam tersebut.
Diplomasi Militer Iran di Tengah Blokade Maritim
Situasi di kawasan semakin memanas meskipun terdapat upaya mediasi dari pihak ketiga.
Presiden Amerika Serikat sebelumnya menyatakan kesediaan untuk memperpanjang masa gencatan senjata demi memberikan ruang bagi Iran dalam menyusun proposal kesepakatan yang lebih komprehensif.
Langkah ini diambil atas permohonan dari pemerintah Pakistan yang mencoba meredam eskalasi konflik di wilayah tersebut.
Namun, tawaran gencatan senjata tersebut dibarengi dengan kebijakan keras. Washington tetap mempertahankan blokade laut yang ketat terhadap seluruh pelabuhan utama di Iran.
Militer Amerika Serikat telah diinstruksikan untuk terus menjaga pengepungan maritim tersebut hingga Teheran memenuhi tuntutan untuk mengajukan skema kerja sama yang baru.




