KITAINDONESIASATU.COM – Dalam tradisi Islam, Surah Al-Waqiah dikenal luas sebagai “surah kekayaan.” Membaca surah ke-56 dalam Al-Qur’an ini bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan sarana spiritual untuk memohon kelaparan rezeki kepada Allah SWT.
Berdasarkan berbagai riwayat, salah satu fadilah atau keutamaan utamanya adalah perlindungan dari kemiskinan dan kesulitan hidup.
Salah satu hadis yang sering dikutip menyebutkan bahwa barangsiapa yang membaca Surah Al-Waqiah setiap malam, maka ia tidak akan tertimpa kefakiran selamanya.
Makna dari keutamaan ini bukan berarti seseorang berhenti bekerja, melainkan sebagai penguat batin agar segala ikhtiar duniawi diberkahi dan dicukupkan oleh Sang Pencipta.
Selain dimensi ekonomi, Al-Waqiah juga mengandung pengingat mendalam tentang hari kiamat dan pembagian golongan manusia di akhirat. Membacanya secara konsisten membantu seorang Muslim untuk tetap rendah hati dan senantiasa bersyukur atas nikmat yang ada.
Para ulama menganjurkan agar surah ini dibaca pada waktu istiqamah, seperti setelah salat Ashar atau salat Isya. Dengan menghayati setiap ayatnya, umat diharapkan mendapatkan ketenangan jiwa serta keyakinan penuh bahwa Allah adalah sebaik-baiknya pemberi rezeki bagi hamba yang bertawakal.(*)


