KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah memastikan ketersediaan minyak goreng nasional dalam kondisi aman meskipun harga di pasaran mengalami kenaikan.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa lonjakan harga bukan disebabkan oleh kelangkaan pasokan minyak goreng, melainkan meningkatnya biaya kemasan plastik yang digunakan produsen.
Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan melalui sistem pemantauan pasar, harga minyak goreng rakyat merek Minyakita tercatat berada di atas harga eceran tertinggi.
Kondisi serupa juga terjadi pada minyak goreng premium yang mengalami kenaikan di sejumlah daerah. Meski demikian, pemerintah menegaskan stok tetap tersedia dan distribusi berjalan normal.
Faktor Kemasan minyak goreng Jadi Pemicu Utama
Kenaikan harga minyak goreng saat ini lebih dipengaruhi oleh biaya produksi, khususnya bahan plastik untuk kemasan.
Pemerintah menilai faktor ini menjadi komponen penting dalam rantai distribusi yang berdampak langsung pada harga jual di tingkat konsumen.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah telah menjalin komunikasi dengan produsen minyak goreng serta pelaku industri plastik.



