KUTAINDONESIASATU.COM – Menteri Keuangan atau Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa Indonesia saat ini tidak memerlukan dukungan pendanaan dari Dana Moneter Internasional (IMF).
Menurut Menkeu Purbaya, Hal tersebut didasarkan pada kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dinilai masih kuat, ditopang oleh Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang mencapai sekitar Rp 420 triliun.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah pertemuan dengan pimpinan IMF di Washington DC, Amerika Serikat. Dalam pertemuan itu, dibahas pula situasi ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian.
IMF disebut hanya berperan menyediakan bantuan dana bagi negara yang membutuhkan, bukan mengeluarkan kebijakan khusus untuk meredam gejolak global.
Menkeu Purbaya Sebut Ekonomi Indonesia Dinilai Tangguh Hadapi Ketidakpastian Global
Menurut Purbaya, kondisi ekonomi Indonesia justru menunjukkan ketahanan di tengah tekanan global.
Ia menjelaskan bahwa perubahan kebijakan yang dilakukan pemerintah sejak akhir tahun lalu mulai menunjukkan hasil, termasuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.
Pihak IMF bahkan disebut cukup terkejut dengan kemampuan Indonesia menjaga stabilitas ekonomi di tengah situasi global yang tidak menentu, termasuk dampak kenaikan harga minyak dan konflik geopolitik yang belum mereda.
Meski demikian, ketidakpastian global diperkirakan masih akan berlangsung dalam waktu dekat. Konflik internasional yang belum menemukan titik terang menjadi salah satu faktor utama.
Pemerintah pun menilai penting untuk tetap menjaga ketahanan fiskal dan stabilitas ekonomi agar mampu menghadapi berbagai potensi tekanan ke depan.(*)

