KITAINDONESIASATU.COM – Persaingan industri kendaraan listrik global kembali memanas setelah Tesla berhasil merebut kembali posisi sebagai produsen mobil listrik terbesar di dunia pada kuartal pertama 2026.
Capaian ini diraih setelah perusahaan Tesla yang dipimpin Elon Musk tersebut mencatat peningkatan pengiriman kendaraan mobil listrik secara global.
Dalam periode tiga bulan pertama tahun ini, Tesla mengirimkan lebih dari 358 ribu unit kendaraan listrik, naik sekitar 6,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja positif ini menjadi penanda kuat kebangkitan Tesla di tengah persaingan ketat industri otomotif berbasis energi bersih.
BYD Masih Unggul Total Penjualan Mobil Listrik, Tapi Tertekan
Di sisi lain, pesaing utama Tesla, BYD, justru mengalami penurunan penjualan mobil listrik murni. Perusahaan asal Tiongkok itu mencatat pengiriman sekitar 310 ribu unit kendaraan listrik, turun signifikan dibandingkan tahun lalu.
Meski demikian, secara total penjualan kendaraan energi baru, termasuk hybrid plug-in, BYD masih unggul dengan hampir 700 ribu unit. Namun, angka tersebut tetap menunjukkan tren penurunan secara tahunan.
Penurunan ini dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari berkurangnya subsidi pemerintah di pasar domestik hingga melambatnya ekspansi di pasar global seperti Amerika Serikat dan Eropa.
