Sosok

Profil Shaikh Salman bin Ebrahim Al-Khalifa dan Kontroversi Usai Pertandingan Bahrain vs Indonesia

×

Profil Shaikh Salman bin Ebrahim Al-Khalifa dan Kontroversi Usai Pertandingan Bahrain vs Indonesia

Sebarkan artikel ini
Profil Shaikh Salman bin Ebrahim Al-Khalifa dan Kontroversi Usai Pertandingan Bahrain vs Indonesia

KITAINDONESIASATU.COM – Informasi mengenai siapa yang menjabat sebagai presiden AFC 2024 meningkat seiring dengan hasil mengecewakan dari pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Bahrain vs Indonesia.

Pertandingan yang berlangsung pada 10 Oktober 2024 di Bahrain National Stadium berakhir imbang 2-2, namun banyak penggemar sepak bola Indonesia merasa kecewa dengan keputusan wasit.

Hal ini memicu netizen Indonesia untuk mencari tahu lebih lanjut mengenai wasit yang bertugas, serta mengenai presiden AFC, Shaikh Salman bin Ebrahim Al-Khalifa, yang berasal dari Bahrain.

Shaikh Salman, lahir di Riffa, Bahrain pada 2 November 1965, adalah anggota keluarga kerajaan Bahrain dan telah aktif di dunia sepak bola sejak 1998. 

BACA JUGA : PSSI Layangkan Surat Protes Langsung ke Presiden AFC Terkait Kontroversi Wasit, Ini Maksudnya Kata Erick Thohir

Ia menjabat sebagai wakil presiden asosiasi sepak bola Bahrain sebelum terpilih menjadi presiden AFC pada Mei 2013. 

Masa jabatannya sebagai presiden AFC akan berakhir pada tahun 2027.

Setelah pertandingan Indonesia vs Bahrain, perhatian tertuju pada Shaikh Salman, terutama karena latar belakangnya dan keputusan kontroversial dari wasit. 

Meskipun tidak ada bukti kecurangan, banyak yang berspekulasi mengenai potensi manipulasi. 

Namun tentunya tidak ada bukti langsung atas kecurangan ini. 

Selain itu, PSSI juga diketahui tetap akan melayangkan protes pada Presiden AFC terkait pertandingan tadi malam.

Demikian siapa presiden AFC 2024 lengkap profil ketua konfederasi sepak bola Asia dari negara mana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *