KITAINDONESIASATU.COM – Perkembangan perang Iran AS terbaru memasuki fase baru setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat yang menyebut konflik tersebut hampir berakhir.
Dalam wawancara dengan media, Donald Trump menyampaikan bahwa perang terhadap Iran kini berada di tahap akhir.
Ia bahkan berbicara dalam bentuk lampau saat ditanya mengenai status konflik. “Ya, saya pikir begitu. Ini hampir berakhir,” ujarnya, seperti dikutip dari laporan media AS.
Pernyataan ini langsung memicu perhatian dalam dinamika Trump Iran negosiasi yang tengah berlangsung intensif.
Di sisi lain, Wakil Presiden AS JD Vance menegaskan bahwa Washington tidak hanya menginginkan gencatan senjata, tetapi kesepakatan komprehensif dengan Iran.
Dalam pidatonya di University of Georgia, Vance menyebut bahwa perjanjian yang diinginkan harus mencakup berbagai aspek, termasuk pembatasan program senjata.
Ia juga menyoroti bahwa perkembangan perang Iran dan Amerika Serikat tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat karena tingkat ketidakpercayaan yang tinggi antara kedua negara.
Meski demikian, Vance menyatakan optimisme karena pihak Iran disebut juga memiliki keinginan untuk mencapai kesepakatan.
