KITAINDONESIASATU.COM – Bencana longsor yang datang tiba-tiba di Desa Sangkanayu, Minggu (12/4) pagi, menelan korban jiwa. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami luka serius setelah dihantam material tanah dan batu besar dari tebing.
Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga, Revon Haprindiat, mengungkapkan tim langsung bergerak cepat mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit untuk penanganan medis.
Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 09.55 WIB di kawasan permukiman warga Dusun Tambleg Pondokangka. Batu berukuran besar tiba-tiba jatuh dari tebing dan menghantam dapur rumah warga—tanpa memberi waktu bagi korban untuk menyelamatkan diri.
Kepala Desa setempat, Ali Nur Setiawan, menyebut korban bernama Yanti (37) meninggal dunia di lokasi setelah tertimpa reruntuhan. Sementara Kasini (34) mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Bobotsari.
Warga bersama aparat desa bahu-membahu mengevakuasi korban dari puing-puing dapur yang hancur akibat hantaman batu. Suasana haru pun tak terelakkan saat proses penyelamatan berlangsung.
BPBD mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca ekstrem masih mengintai. Upaya penguatan Desa Tangguh Bencana juga terus didorong agar warga lebih siap menghadapi ancaman serupa. (*)


