Sosok

SIAPA Sosok Ustadz Nuruddin yang Dianggap Menang Debat Guru Gembul di UI? Simak Profil Singkatnya

×

SIAPA Sosok Ustadz Nuruddin yang Dianggap Menang Debat Guru Gembul di UI? Simak Profil Singkatnya

Sebarkan artikel ini
Ustadz Nuruddin ‘dianggap’ berhasil mengalahkan Guru Gembul dalam debat yang diselenggarakan di Universitas Indonesia (UI) pada 9 Oktober 2024
Ustadz Nuruddin ‘dianggap’ berhasil mengalahkan Guru Gembul dalam debat yang diselenggarakan di Universitas Indonesia (UI) pada 9 Oktober 2024

KITAINDONESIASATU.COM – Ustadz Nuruddin ‘dianggap’ berhasil mengalahkan Guru Gembul dalam debat yang diselenggarakan di Universitas Indonesia (UI) pada 9 Oktober 2024. Simak profilnya di sini.

Debat tersebut mengusung tema “Bisakah Keshalehan Akidah Islam Dibuktikan Secara Ilmiah?”. 

Dalam akun Facebook pribadinya, Ustadz Nuruddin mengingatkan agar orang tidak berbicara sembarangan mengenai hal-hal di luar bidang keahlian mereka.

“Mudah-mudahan setelah ini beliau (Guru Gembul) tidak bicara sembarangan lagi terkait bidang yang bukan keahliannya. Terutama agama. Beliau saudara saya dan saudara kita semua. Tapi kebetulan datang dengan ide-ide yang merusak agama kita sendiri. Sebagai bentuk kepedulian, ya harus diluruskan. Dan kita apresiasi penerbit Keira Publishing yang sudah memfasilitasi diskusi ini,” tulisnya.

BACA JUGA : Profil Biodata Gilang Bhaskara alias SANZ FNOC, Mid Laner Panutan Player MLBB

Ustadz Nuruddin juga berpesan agar kritik terhadap tulisannya tidak dikaitkan dengan penerbit yang memfasilitasi diskusi. Dia menyebutkan bahwa semua yang dia lakukan, termasuk dalam debat, bertujuan untuk memperbaiki kerusakan dan ketidakbenaran.

“Segala hal yang tidak Anda setujui dari tulisan saya, jangan dihubungkan dengan penerbit. Saya menulis sesuatu dengan pertimbangan, motif, dan tujuan tertentu, yang tidak selalu diketahui oleh semua orang. Saya orang beragama yang tahu bagaimana caranya melibatkan Allah dalam tindak tanduk kehidupan. Kesombongan adalah sikap yang tentunya harus saya hindari,” katanya.

Ustadz Nuruddin menegaskan bahwa debat bukan hanya soal argumen tetapi juga tentang niat dan hati. 

Dia menekankan pentingnya fokus pada dalil dan argumentasi, bukan sekadar menilai hati seseorang.

“Tapi kan pada akhirnya itu masalah hati. Nggak akan ada yang tahu tentang hakikat isi hati seseorang kecuali pemilik dan pencipta hati itu sendiri. Daripada mengomentari isi hati, mending lebih baik Anda fokus pada dalil dan argumentasi. Di saat kerusakan mulai meluas, dalam hemat saya, kita perlu menampilkan sikap yang tegas. Agar tuntunan Tuhan tidak jadi bahan permainan,” ujarnya.

Video perdebatan ini dapat disaksikan di kanal YouTube Kaifa Channel.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Nuruddin menyatakan bahwa meskipun tindakannya mungkin tidak diterima oleh semua pihak, tujuan utamanya adalah untuk mengoreksi pandangan yang salah tentang agama Islam. 

Ia juga menyadari bahwa keikhlasannya akan diuji di hadapan banyak orang. 

Dengan menyebarkan testimoni, ia berharap agar orang-orang memahami kapasitas lawan debatnya dan agar kebiasaan negatif tersebut dihentikan, sehingga tidak semakin banyak orang yang terpengaruh. 

Ia berharap pandangan tersebut dapat direvisi secara terbuka.

Ustadz Nuruddin juga menyinggung istilah “rujak” yang digunakan dalam debat. Baginya, meracik argumen ibarat membuat rujak—manis, pedas, gurih, dan disukai banyak orang. 

Proses mengulek, menurutnya, merupakan cara yang tepat dalam membuat rujak, dan sikap yang sama pantas diterapkan pada pikiran-pikiran yang tidak menghormati agama.

Profil Ustadz Nuruddin

Ustadz Nuruddin, yang memiliki nama asli Muhammad Nuruddin, merupakan lulusan Universitas Al Azhar dengan spesialisasi di bidang Akidah-Filsafat. 

Ia juga aktif menulis dan berbagi pandangannya melalui akun Facebook pribadinya @Muhammadnuruddin. 

Selain Facebook, Ustadz Nuruddin aktif di media sosial lain seperti Instagram (@mnuruddin1994), X (Twitter) (@Nuruddin1994), dan YouTube di kanal Kalamia Channel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *