KITAINDONESIASATU.COM – Aksi premanisme di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, kembali viral. Kali ini, sopir bajaj menjadi sasaran dugaan pemalakan dengan modus “uang setoran”.
Dalam unggahan akun @Itsremiaa pada Jumat (10/4/2026), terlihat pelaku meminta sejumlah uang kepada sopir bajaj.
“Sehari seratus ribu sih,” ujar sopir bajaj dalam video tersebut.
Ancaman bagi Sopir Bajaj
Para sopir bajaj mengaku jika tidak memberikan uang setoran, mereka kerap mendapat ancaman, mulai dari diteriaki maling hingga pemukulan.
“Kalau nggak dikasih bisa diteriakin maling, tuh lihat ada yang pecah… ditonjok,” lanjutnya.
Meski merasa dirugikan, para sopir bajaj mengaku tidak bisa melawan. Pasalnya, lokasi tersebut adalah tempat mereka mencari nafkah untuk kebutuhan sehari-hari.
Kawasan Tanah Abang yang terkenal sebagai pusat grosir tekstil terbesar di Asia Tenggara ini ternyata menyisakan masalah keamanan yang serius bagi para pengemudi angkutan umum.


