KITAINDONESIASATU.COM – Hujan deras yang melanda wilayah selatan Kabupaten Garut menyebabkan Jembatan Ciwarunga di Kecamatan Pakenjeng terputus.
Akibatnya, mobilitas warga antarwilayah terganggu karena akses utama penghubung dua desa tidak dapat dilalui.
Jembatan tersebut sebelumnya menghubungkan Desa Pasirlangu dan Desa Tanjungjaya serta menjadi jalur penting bagi masyarakat yang beraktivitas menggunakan kendaraan maupun berjalan kaki.
Struktur jembatan dengan panjang sekitar 14 meter dan lebar 4 meter kini tidak lagi bisa digunakan, terutama untuk kendaraan bermotor.
Dampak dari kerusakan ini membuat warga harus mencari jalur alternatif dengan jarak tempuh yang jauh lebih panjang, yakni sekitar 20 kilometer.
Akses Jembatan Terputus, Warga Dialihkan ke Jalur Alternatif
Petugas dari kepolisian bersama tim gabungan yang terdiri dari TNI, relawan SAR, dan pemerintah setempat telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Upaya ini dilakukan guna memastikan kondisi aman serta mengantisipasi potensi korban.
Selain itu, aparat juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak nekat melintasi sungai, terutama saat debit air masih tinggi. Sebagai langkah darurat, pemerintah desa bersama warga berencana membangun jembatan sementara dari bambu.
Pembangunan jembatan darurat ini diharapkan dapat membantu aktivitas warga, khususnya pelajar, hingga penanganan permanen dapat segera dilakukan oleh pemerintah daerah.(*)

