KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah Lebanon melalui Perdana Menteri Nawaf Salam meminta bantuan Pakistan guna menghentikan serangan militer Israel yang terus berlangsung.
Permintaan tersebut disampaikan setelah komunikasi langsung antara Salam dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.
Dalam pembicaraan tersebut, Lebanon mengapresiasi peran Pakistan dalam mendorong upaya perdamaian di kawasan.
Beirut berharap Islamabad dapat kembali memainkan peran penting untuk menekan penghentian serangan yang menyasar wilayah serta warga sipil Lebanon.
Peran Pakistan dan Dinamika Konflik
Pakistan sebelumnya terlibat dalam proses mediasi antara Amerika Serikat dan Iran, yang menghasilkan kesepakatan gencatan senjata sementara.
Presiden AS Donald Trump bahkan mengumumkan jeda konflik selama dua pekan sebagai bagian dari hasil diplomasi tersebut.
Meski demikian, situasi di Lebanon masih memanas. Serangan udara dan artileri Israel dilaporkan menyasar sejumlah wilayah di selatan, termasuk kota Tyre. Ketegangan meningkat karena penghentian serangan terhadap Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan antara AS dan Iran.
Pihak Iran sendiri menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap semangat gencatan senjata.
Selain itu, kawasan strategis seperti Selat Hormuz kembali menjadi sorotan setelah dibuka dalam rangka kesepakatan tersebut, mengingat jalur ini vital bagi distribusi energi global.(*)

