KITAINDONESIASATU.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD DKI Jakarta berkomitmen menuntaskan persoalan sampah di Ibu Kota setelah kapasitas pembuangan di TPST Bantargebang berkurang akibat insiden longsor.
Langkah awal dilakukan dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah untuk merumuskan solusi strategis.
Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD, Wibi Andrino, ditetapkan Judistira Hermawan sebagai ketua pansus dan Husen sebagai wakil ketua.
Pansus ini ditugaskan menyusun rekomendasi konkret kepada Gubernur Pramono Anung guna memperbaiki sistem pengelolaan sampah yang dinilai belum optimal.
Dorong Pengolahan Sampah Modern
Judistira menyoroti volume sampah Jakarta yang telah melampaui 7.000 ton per hari, sementara kapasitas Bantargebang semakin terbatas.
Ketergantungan pada satu lokasi pembuangan dinilai tidak lagi efektif tanpa inovasi pengolahan di dalam kota.
Pansus akan mendorong langkah menyeluruh, mulai dari pengurangan sampah sejak sumber, peningkatan daur ulang, hingga pembangunan fasilitas pengolahan modern.
Upaya ini diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan.
Selain itu, sinergi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan ini.
Pansus menargetkan sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi sehingga Jakarta dapat menjadi kota yang lebih bersih dan sehat dalam beberapa tahun ke depan.(*)


