KITAINDONESIASATU.COM- Persoalan sampah hingga proyek infrastruktur strategis menjadi sorotan dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bogor 2027. Ketua Karang Taruna Kota Bogor, Asep Nadzarullah, mengingatkan agar agenda perencanaan tahunan tersebut tidak berhenti pada forum diskusi semata, melainkan benar-benar direalisasikan sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ketua Karang Taruna Kota Bogor, Asep Nadzarullah, memberikan catatan terhadap pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bogor 2027.
Ia menegaskan bahwa agenda tahunan ini harus benar-benar terealisasi pada tahun mendatang agar dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Semoga hasil Musrenbang tahun ini bisa terealisasi tahun depan. Harapan masyarakat terhadap proses pembangunan, baik secara fisik, sosial, maupun budaya, bisa terlaksana dengan baik, sehingga mereka bisa menikmati hasilnya,” ujar Asep usai menghadiri Musrenbang RKPD Kota Bogor 2027 di IPB International Convention Center, Rabu, 8 April 2026.
Ia menyoroti salah satu poin yang menjadi perhatian serius adalah penanganan sampah. Dengan volume sampah Kota Bogor yang mencapai hampir 800 ton per hari, Asep menilai pembangunan infrastruktur pengolahan sampah dibutuhkan sebagai upaya untuk meminimalisir masalah tersebut.
Asep pun mengatakan bahwa proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) harus terus dikawal agar dapat terealisasi pada 2028 mendatang.
“PSEL harus. Semoga tahun 2028 bisa terealisasi untuk penanggulangan masalah sampah Kota Bogor,” ujar Anggota DPRD Kota Bogor itu.
Selain masalah sampah, Asep juga menyinggung rencana pembangunan alih trase Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan. Ia mencatat bahwa proyek tersebut saat ini telah memasuki proses lelang.
“Itu kan sudah proses lelang katanya hari ini. Kita berharap prosesnya berjalan lancar tanpa ada hambatan apa pun,” katanya. (Nicko)


