Kesehatan

Suspek Campak Paling Banyak di Tangerang Selatan

×

Suspek Campak Paling Banyak di Tangerang Selatan

Sebarkan artikel ini
campak
Ilustrasi penyakit campak dan cacar. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM-Dinas Kesehatan Provinsi Banten mencatat bahwa suspek campak di Kota Tangerang Selatan paling tinggi di Provinsi Banten yaitu menyentuh angka 1.022 kasus suspek. Sedangkan diseluruh wilayah Banten yaitu mencapai 3.999 orang hingga pekan ke-11 tahun 2026.  

Ati Pramudji Hastuti Kepala Dinas ehatan (Dinkes) Banten mengatakan bahwa peningkatan kasus terjadi signifikan yaitu jumlah suspek campak di Banten mencapai 3.999 orang.

“Kota Tangerang Selatan mencatat jumlah tertinggi dengan 1.022 kasus suspek, diikuti Kabupaten Tangerang 799 kasus, dan Kota Tangerang 249 kasus,” ungkap Ati, Senin (6/04/2026).

Menurut Ati, kendati status Kondisi Luar Biasa (KLB) belum ditetapkan, penanganan kasus sudah dilakukan dengan mekanisme KLB, karena lonjakan yang hampir tiga kali lipat. “Kita memang tidak menyatakan KLB, tetapi karena statusnya meningkat hampir tiga kali lipat dari kasus yang ada, maka kita lakukan mekanisme seperti kejadian luar biasa itu,” ujarnya.

Baca Juga  Viral Dua Pria Ngamuk Depan Anak TK di Pamulang, Netizen: Beraninya Sama Anak-Anak

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Provinsi Banten akan menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) atau vaksinasi massal. Program ini menyasar seluruh kelompok tanpa mempertimbangkan riwayat imunisasi sebelumnya. “ORI itu adalah vaksinasi campak tanpa mengenal apakah dia sudah atau belum diimunisasi, diimunisasi semua secara massal,” kata Ati.

Mengenai prioritas pelaksanaan ORI dilakukan dienam kabupaten/kota. Sementara itu, Kota Cilegon dan Kabupaten Lebak tidak termasuk karena telah lebih dahulu melaksanakan program serupa. Meski demikian, imunisasi kejar tetap dilakukan bagi warga yang belum lengkap. “Petugas akan melakukan sistem jemput bola di Puskesmas, Posyandu, hingga lingkungan warga,” tegasnya.

Baca Juga  Makan Alpukat di Malam Hari Ternyata Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak dan Pencernaan Lancar!

Pada bagian lain, Ati mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh campak. Meski dapat sembuh dengan sendirinya, penyakit ini berisiko menimbulkan komplikasi serius, terutama bagi mereka dengan kondisi tubuh lemah atau belum mendapatkan imunisasi lengkap.

“Kalau daya tahan tubuhnya tidak baik terus kita lengah, maka dia akan komplikasinya banyak gitu. Komplikasi ke paru, ke jantung, ke otak, saraf otak kita gitu,” ujar Ati.

Program vaksinasi massal ini terutama menyasar anak-anak dan siswa sekolah dasar yang dinilai paling rentan terhadap penularan. Pemerintah berharap partisipasi aktif masyarakat dapat membantu memutus rantai penyebaran campak di Banten. “Masyarakat diharapkan berperan aktif menyukseskan program vaksinasi ini guna memutus rantai penyebaran campak di Banten,” tambah Ati. (*)

Baca Juga  Kurangi Garam Demi Ginjal Sehat, Tapi Terlalu Hambar Justru Bisa Jadi Bumerang

Jumlah Suspek Campak di Banten

  1. Kota Tangerang Selatan 1.022 kasus
  2. Kabupaten Tangerang        799 kasus
  3. Kabupaten Pandeglang      523 kasus
  4. Kabupaten Serang              443 kasus
  5. Kota Serang                        401 kasus
  6. Kota Tangerang                  249 kasus
  7. Kota Cilegon                        245 kasus.

Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Banten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *