Internasional

AS Siapkan Opsi Serangan Darat ke Iran, Donald Trump Belum Ambil Keputusan

×

AS Siapkan Opsi Serangan Darat ke Iran, Donald Trump Belum Ambil Keputusan

Sebarkan artikel ini
AS Siapkan Opsi Serangan Darat ke Iran, Donald Trump Belum Ambil Keputusan
AS Siapkan Opsi Serangan Darat ke Iran, Donald Trump Belum Ambil Keputusan

KITAINDONESIASATU.COMPemerintah Amerika Serikat melalui Departemen Pertahanan Amerika Serikat dilaporkan tengah menyusun berbagai skenario operasi darat ke Iran di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Meski demikian, keputusan akhir terkait pelaksanaan operasi tersebut tetap berada di tangan Presiden Donald Trump.

Rencana ini muncul seiring pengerahan tambahan personel militer AS ke wilayah Teluk dalam beberapa pekan terakhir.

Laporan dari The Washington Post menyebutkan bahwa opsi operasi darat dapat menjadi fase baru konflik yang dinilai jauh lebih berisiko bagi pasukan AS.

Baca Juga  Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan, Bersumpah Setia kepada Pemimpin Baru Ayatollah Mojtaba Khamenei

Operasi yang dirancang tidak mengarah pada invasi besar-besaran, melainkan lebih kepada misi terbatas seperti penyergapan oleh pasukan khusus dan infanteri.

Namun, skenario tersebut tetap dinilai berbahaya karena potensi ancaman berupa serangan drone, rudal, tembakan darat, hingga bahan peledak rakitan.

Risiko Tinggi dan Pro-Kontra di Dalam Negeri

Sejumlah opsi yang dibahas mencakup operasi di Pulau Kharg yang merupakan pusat ekspor minyak Iran, serta pengamanan jalur strategis di Selat Hormuz.

Durasi operasi diperkirakan berlangsung dalam hitungan pekan hingga beberapa bulan, tergantung kondisi di lapangan.

Baca Juga  20 Negara Siap Amankan Selat Hormuz, Upaya Jaga Stabilitas Energi Global di Tengah Konflik

Di sisi lain, pejabat Gedung Putih menegaskan bahwa penyusunan rencana tersebut merupakan bagian dari kesiapan militer, bukan keputusan final untuk melakukan serangan.

Di dalam negeri, rencana tersebut memicu perdebatan publik. Mayoritas masyarakat dilaporkan menolak opsi pengerahan pasukan darat, sementara sebagian kecil lainnya mendukung langkah tersebut.

Pakar militer seperti Michael Eisenstadt menilai risiko operasi darat cukup tinggi, terutama dengan kemampuan Iran dalam melancarkan serangan drone.

Situasi ini semakin memanas setelah konflik yang melibatkan Israel dan AS terhadap Iran sejak akhir Februari lalu, yang memicu korban jiwa serta gangguan terhadap stabilitas kawasan dan ekonomi global.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *