KITAINDONESIASATU.COM – Ambisi besar langsung digeber pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Ia terang-terangan membidik target akan membawa skuad Garuda lolos ke putaran final Piala Dunia 2030.
Namun, di balik target ambisius itu, Herdman memberi peringatan tegas—jalan menuju panggung dunia tak bisa instan. Semua harus dilalui setapak demi setapak, dengan proses yang matang dalam tiga tahun ke depan.
Menjelang laga FIFA Series 2026 kontra St Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Herdman menegaskan setiap pertandingan punya arti penting. Menang akan mendongkrak mental dan kepercayaan diri, sementara kekalahan tetap jadi pelajaran emas untuk membangun kekuatan tim.
Tak hanya itu, skenario besar sudah disiapkan. Jika menang, Indonesia berpotensi menghadapi Bulgaria di partai final, dan di sinilah peluang sejarah terbuka lebar.
“Kami bisa jadi tim putra pertama yang mengalahkan tim Eropa di tanah Indonesia,” ujar Herdman.
Di tengah persiapan, absennya Dean James sempat jadi sorotan. Namun Herdman memilih irit bicara dan memastikan sang pemain tetap bagian penting tim.
Fokus kini sepenuhnya tertuju pada skuad yang tersedia. Dengan kondisi pemain yang disebut prima, Timnas Indonesia siap tampil habis-habisan demi membuka jalan menuju pentas dunia 2030. (*)


