News

Dorongan Beralih ke Kompor Listrik Menguat untuk Tekan Subsidi LPG

×

Dorongan Beralih ke Kompor Listrik Menguat untuk Tekan Subsidi LPG

Sebarkan artikel ini
Beralih ke Kompor Listrik
Beralih ke Kompor Listrik

KITAINDONESIASATU.COMWacana peralihan penggunaan kompor gas ke kompor listrik kembali menguat seiring meningkatnya tekanan terhadap subsidi LPG.

Pengamat energi dari Energy Shift Institute, Putra Adhiguna, menilai langkah tersebut penting untuk mengurangi ketergantungan impor LPG yang selama ini mencapai sekitar 75–80 persen dari kebutuhan nasional.

Lonjakan harga minyak dunia yang dipicu konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran turut memperbesar beban subsidi energi.

Kondisi ini membuat pemerintah perlu mencari solusi alternatif yang lebih efisien dan berkelanjutan, termasuk mendorong penggunaan kompor listrik di sektor rumah tangga.

Kompor Listrik Solusi Regional dan Tantangan Transisi Energi

Pendekatan transisi energi dinilai perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah. Untuk wilayah perkotaan dengan jaringan gas yang memadai, pemanfaatan jaringan gas rumah tangga dianggap lebih efektif.

Sementara itu, di daerah dengan infrastruktur listrik yang sudah siap namun belum terjangkau jaringan gas, penggunaan kompor listrik menjadi opsi utama.

Selain itu, evaluasi terhadap program serupa sebelumnya dinilai penting agar kesiapan masyarakat dapat lebih matang, baik dari sisi ketersediaan perangkat maupun keandalan pasokan listrik.

Perhitungan menunjukkan bahwa biaya memasak dengan listrik berpotensi lebih hemat dibandingkan LPG.

Di sisi lain, pemerintah juga diingatkan untuk mengantisipasi potensi hambatan, termasuk dari pihak yang terdampak perubahan rantai pasok energi.

Wakil Ketua MPR, Eddy Soeparno, menilai bahwa peralihan ke kompor listrik dapat menjadi langkah strategis karena biaya yang dikeluarkan lebih efisien dibandingkan besarnya subsidi impor LPG yang terus meningkat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *