KITAINDONESIASATU.COM – Pergerakan penumpang pada masa arus balik Lebaran 2026 di Terminal Lempake Samarinda, Kalimantan Timur, tercatat lebih tinggi dibandingkan saat arus mudik.
Setiap harinya, ratusan penumpang memadati terminal tersebut, baik yang datang maupun berangkat ke berbagai daerah tujuan.
Pada H+3 Lebaran atau 24 Maret, jumlah penumpang yang kembali ke Samarinda mencapai 120 orang dengan enam armada bus.
Sementara itu, penumpang yang menuju Bontang dan Sangatta tercatat sebanyak 345 orang dengan 15 bus.
Sehari sebelumnya atau H+2, penumpang yang tiba di Samarinda mencapai 180 orang menggunakan lima bus, sedangkan keberangkatan ke Bontang dan Sangatta mencapai 247 orang dengan 10 bus.
Tren serupa juga terlihat pada H+1, di mana 130 penumpang datang ke Samarinda dan 200 lainnya berangkat ke dua kota tersebut.
Pada hari H Lebaran, operasional terminal sempat dihentikan sehingga tidak ada aktivitas kedatangan maupun keberangkatan.
Aktivitas Arus Balik Mudik Sudah Terlihat Sejak H-8 Lebaran
Lonjakan aktivitas sebenarnya sudah mulai terasa sejak H-8 Lebaran atau 13 Maret, ketika jumlah penumpang meningkat dibanding hari biasa.
Saat itu, tercatat 106 penumpang datang dengan tujuh bus, sementara 159 penumpang berangkat menggunakan delapan bus.
Peningkatan berlanjut pada hari-hari berikutnya, seperti H-7 dengan 169 penumpang datang dan 247 penumpang berangkat, serta H-6 yang mencatat 199 penumpang datang dan 271 penumpang berangkat.
Memasuki H-5 hingga H-1, pergerakan penumpang tetap fluktuatif namun cenderung tinggi, dengan jumlah kedatangan dan keberangkatan yang hampir seimbang setiap harinya.
Saat ini, Terminal Lempake dilayani oleh sekitar 20 unit bus, terdiri atas trayek Samarinda–Bontang dan Samarinda–Sangatta.
Selain Terminal Lempake, Dinas Perhubungan Kalimantan Timur juga mengelola beberapa terminal tipe B lainnya untuk mendukung angkutan antarkota dalam provinsi.(*)




