Berita UtamaNews

Warga Dilarang Belanja di Jalan Roda, Ada Apa di Balik Penataan Besar Pemkot Bogor?

×

Warga Dilarang Belanja di Jalan Roda, Ada Apa di Balik Penataan Besar Pemkot Bogor?

Sebarkan artikel ini
IMG 20260325 WA0033
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengimbau warga untuk tidak berbelanja di lapak PKL di kawasan Jalan Roda dan sekitarnya. (Kis/ist)

KITAINDONESIASATU.COM- Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengimbau masyarakat untuk tidak berbelanja di lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berada di kawasan Jalan Roda, Pedati, Bata, dan Lawang Seketeng, mulai hari ini.

Langkah tersebut merupakan bagian dari penataan dan penertiban kawasan eks Pasar Bogor dan Plaza Bogor yang tengah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Sebagai upaya relokasi, Pemkot Bogor telah menyiapkan lokasi penampungan baru bagi para pedagang, yakni di Pasar Jambu Dua dan Pasar Gembrong Sukasari yang telah beroperasi dalam satu tahun terakhir.

Baca Juga  Prediksi Skor Sheffield United vs Oxford United, Misi Tiga Kemenangan Beruntun di Bramall Lane

“Sejak malam, Pemkot Bogor juga telah melakukan sosialisasi kepada para pelaku distribusi, khususnya angkutan suplai komoditas sayur dan buah dari luar daerah, untuk mengalihkan distribusi ke dua pasar resmi tersebut,” tutur Dedie Rachim, Rabu 25 Maret 2026, malam.

Pemkot Bogor menilai, salah satu persoalan utama yang memicu tumbuhnya lapak PKL di kawasan tersebut adalah belum dialihkannya rute angkutan pick up dan truk yang selama ini menjadi sumber suplai kebutuhan pedagang di empat titik tersebut.

Oleh karena itu, Dedie Rachim mengungkapkan bahwa, penataan tidak hanya difokuskan pada penertiban lapak, tetapi juga pada pengaturan sistem distribusi barang agar terpusat di lokasi yang telah disediakan.

Baca Juga  Kabar Gembira: Biaya Haji Turun Rp2 Juta Meski Harga Avtur Naik!

“Pemkot Bogor menegaskan komitmennya untuk menciptakan kawasan yang lebih tertib, nyaman, dan aman, sekaligus memastikan aktivitas perdagangan tetap berjalan melalui lokasi resmi yang telah disiapkan,” ujarnya.

Dirinya juga berharap masyarakat dapat berbelanja di pasar-pasar yang telah ditentukan, sebagai bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan penataan kota yang lebih baik. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *