News

Efek WFA Terbukti, Lonjakan Arus Balik Lebaran 2026 Berhasil Ditekan

×

Efek WFA Terbukti, Lonjakan Arus Balik Lebaran 2026 Berhasil Ditekan

Sebarkan artikel ini
Gerbang Tol Cikampek Utama. (Ist)
Gerbang Tol Cikampek Utama. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, akhirnya angkat bicara soal kebijakan kerja fleksibel alias Work From Anywhere (WFA) yang disebut-sebut jadi senjata rahasia pemerintah meredam kepadatan arus balik Lebaran 2026.

Dalam tinjauannya di Jasamarga Tollroad Command Center Bekasi, Dudy mengungkap bahwa lonjakan kendaraan yang semula diprediksi mencapai 285 ribu unit justru turun menjadi sekitar 250 ribu. Tak hanya di jalan tol, penurunan juga terjadi di jalur penyeberangan.

“Kalau kita lihat arus balik, ada penurunan cukup signifikan. Ini menunjukkan WFA punya dampak nyata,” ujarnya, Rabu (25/3).

Meski begitu, data justru menunjukkan sisi lain yang tak kalah mencengangkan. Kementerian Perhubungan mencatat pergerakan angkutan umum dari H-8 hingga H+3 Lebaran melonjak 4,07 persen. Bahkan, jumlah penumpang yang berangkat naik tajam hingga 11,11 persen dibanding tahun lalu.

Yang lebih bikin geleng-geleng, puncak arus balik pada Selasa (24/3) justru tembus 256.338 kendaraan dalam sehari—melonjak dari tahun sebelumnya yang hanya 223.163 kendaraan.

Tak berhenti di situ, Dudy juga menyoroti kebijakan diskon tarif tol yang dinilai berpotensi mengacak pola kepadatan kendaraan agar tak menumpuk di satu waktu.

Pemerintah pun memberi sinyal keras ke masyarakat: manfaatkan WFA dan diskon tol 30 persen pada 26–27 Maret jika tak ingin terjebak horor macet di puncak arus balik 28–29 Maret 2026!

Di balik semua itu, Dudy menegaskan pemerintah tidak akan lengah. Evaluasi terus dilakukan demi meningkatkan kualitas layanan angkutan Lebaran ke depan. “Kita tidak boleh berpuas diri. Setiap tahun harus ada peningkatan,” punkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *