KITAINDONESIASATU.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sejumlah bencana hidrometeorologi terjadi di beberapa wilayah Indonesia selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah pada 21–22 Maret 2026.
Bencana Hidrometeorologi yang meliputi banjir dan cuaca ekstrem tersebut melanda daerah di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Maluku serta berdampak pada ratusan hingga ribuan warga.
Di Jawa Barat, cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang terjadi di Kabupaten Cianjur dan mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga.
Selain itu, banjir juga melanda wilayah Kota Depok yang menyebabkan ratusan kepala keluarga terdampak dan sebagian warga harus mengungsi. Kondisi banjir di wilayah tersebut dilaporkan mulai berangsur surut.
Dampak Hidrometeorologi Meluas hingga Jawa Timur dan Maluku
Di Jawa Timur, banjir terjadi di Kabupaten Mojokerto dan memaksa ratusan warga mengungsi. Bencana tersebut juga merusak puluhan rumah, infrastruktur jalan, serta lahan pertanian.
Sementara itu di Maluku, banjir melanda Kabupaten Seram Bagian Barat dan berdampak pada ratusan kepala keluarga di beberapa desa.
BNPB menyebutkan kondisi di sejumlah wilayah kini mulai membaik seiring surutnya genangan air.
Meski demikian, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat cuaca masih berpotensi hujan.
Upaya penanganan terus dilakukan oleh pemerintah daerah bersama tim terkait guna memastikan keselamatan warga dan pemulihan pascabencana berjalan optimal.(*)


