KITAINDONESIASATU.COM – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi mengeluarkan prediksi terkait pergerakan masyarakat pasca-perayaan Idulfitri 1447 H. Pihak kepolisian memproyeksikan bahwa puncak arus balik tahun ini akan terbagi dalam dua gelombang besar, yakni pada Selasa, 24 Maret 2026, serta akhir pekan tanggal 28 hingga 29 Maret 2026.
Pembagian dua gelombang ini didasarkan pada analisis perbedaan masa berakhirnya libur sekolah dan cuti bersama bagi ASN serta karyawan swasta. Gelombang pertama pada 24 Maret diperkirakan akan didominasi oleh pekerja yang harus kembali beraktivitas di tengah pekan.
Sementara itu, gelombang kedua pada 28-29 Maret diprediksi akan menjadi puncak kepadatan tertinggi karena bersamaan dengan berakhirnya masa libur panjang anak sekolah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan kembali lebih awal atau setelah tanggal puncak tersebut guna menghindari penumpukan kendaraan di jalur arteri maupun jalan tol,” ujar Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes. Pol. Marupa Sagala, Minggu 22 Maret 2026 malam.
Untuk mengantisipasi kemacetan parah, Polri telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas berupa One Way dan Contraflow secara situasional, terutama di titik-titik krusial Tol Trans Jawa dan Trans Sumatra.
Ribuan personel gabungan juga tetap disiagakan di pos pengamanan hingga Operasi Ketupat 2026 berakhir, guna memastikan kelancaran dan keselamatan para pemudik saat kembali ke kota asal.(*)

