KITAINDONESIASATU.COM – Tragedi memilukan mengguncang kawasan Bendungan Hilir. Sebuah rumah dilalap si jago merah pada Sabtu (21/3) pagi, menewaskan satu orang penghuni yang diduga tak mampu menyelamatkan diri akibat kepungan asap tebal.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold EP Hutagalung, mengungkapkan bahwa korban meninggal dunia diduga mengalami gagal napas karena terlalu banyak menghirup asap saat kebakaran terjadi.
Peristiwa mengerikan ini terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di kawasan padat penduduk, tepatnya di Jalan Bahari II, Tanah Abang. Dalam hitungan menit, api membesar dan melahap satu unit rumah serta empat sepeda motor yang terparkir di lokasi.
Korban diketahui bernama Evi Marita (56), seorang aparatur sipil negara (PNS) yang tinggal di rumah tersebut. Ia tak sempat menyelamatkan diri saat api semakin ganas.
Detik-detik awal kebakaran pun terungkap. Seorang saksi melihat api pertama kali muncul dari motor di depan rumah. Sementara saksi lain yang baru pulang dari salat Idul Fitri dikejutkan oleh kepulan asap tebal dari kejauhan, lalu berteriak meminta bantuan warga.
Warga sempat berusaha memadamkan api secara manual, namun kobaran yang terlalu besar membuat mereka kewalahan hingga akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Tak butuh waktu lama, tim Damkar tiba dan berjibaku melawan api. Dalam waktu sekitar 30 menit, kobaran akhirnya berhasil dijinakkan. Namun, nyawa korban tak tertolong. (*)



