KITAINDONESIASATU.COM – Real Madrid sedang mengalami musim yang tidak tidak mengenakkan karena badai cedera melanda skuad asal Spanyol yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Setelah pengumuman terbaru tentang cedera Courtois , tim Royal telah mencapai 51 kasus cedera dalam waktu kurang dari satu musim tahuh ini.
Angka ini jelas mencerminkan parahnya masalah tersebut, dalam 44 pertandingan yang dimainkan, Real Madrid kehilangan lima pemain atau lebih karena cedera dalam 26 pertandingan.
Situasi ini terus berlanjut dari pramusim hingga sekarang, hampir tanpa jeda hingga situasinya bisa mengkhawatirkan skuad asal Spanyol ini.
Statistik bulanan menunjukkan gambaran yang mengkhawatirkan akan terjadinya badai cedera yang terjadi, terdapat 2 pemain kasus pada bulan Agustus 2026, 4 pemain pada bulan September 2026, 7 pemain pada bulan Oktober, melonjak menjadi 11 pada bulan November 2026, kemudian mempertahankan angka tinggi 7 pemain kasus pada bulan Desember, Januari, dan Februari, sebelum mencatat 6 kasus lagi pada bulan Maret 2026.
Badai cedera telah menjadi mimpi buruk bagi staf pelatih Real Madrid, untuk mencari alternatif dalam mengatur strategi setiap pertandingan.
Patut dicatat bahwa Real Madrid telah mempertahankan rekor yang mengesankan meskipun dilanda cedera pada mism kompetisi Liga Champion musim ini.
Mereka telah mengalahkan Celta Vigo dan Elche meskipun kehilangan hingga 10 pemain, dan bahkan menghancurkan Manchester City di Stadion Etihad meskipun skuad mereka sangat kekurangan pemain.
Mimpi buruk itu sebenarnya telah dimulai sejak dini,yakni ada awal Agustus 2025, Eduardo Camavinga adalah pemain pertama yang tiba di ruang medis dengan cedera pergelangan kaki, yang membuatnya absen selama 38 hari.
Sejak itu, daftar pemain yang cedera terus bertambah, hingga saat ini, 19 pemain tim utama telah mengalami cedera, bahkan Dani Carvajal dan Rodrygo membutuhkan operasi.
Hanya lima pemain yang lolos dari badai cedera musim kompetisi tahun ini antara lain : Vinicius Junior, Arda Guler, Brahim Diaz, Fran Garcia, dan Gonzalo Garcia.
Ini adalah persentase yang sangat rendah untuk tim yang berkompetisi di berbagai ajang, dibandingkan dengan rival mereka, Real Madrid memiliki jumlah cedera tertinggi kedua di La Liga, hanya di belakang Sevilla dengan 53 kasus.
Ini jauh melampaui dua rival utama mereka yaitu Barca dengan 37 kasus dan Atletico Madrid mencapai 32 kasus cedera.
Secara individu, Kylian Mbappe adalah pemain dengan masalah kebugaran terbanyak, mengalami 8 cedera, sementara Ferland Mendy absen paling banyak pertandingan hingga 26 kali.
Selain itu, sejumlah pemain kunci lainnya seperti Eder Militao, Antonio Rudiger, dan Trent Alexander-Arnold juga absen dalam jangka waktu yang lama.
Situasi yang mengkhawatirkan memaksa Real Madrid untuk bertindak, klub tersebut mengembalikan Antonio Pintus ke kondisi fisik prima dan menunjuk Niko Mihic sebagai pengawas medis.
Namun, dengan situasi cedera saat ini, pertanyaan besar tetap ada, dapatkah Real Madrid bertahan hingga akhir musim, atau akankah mereka runtuh karena musuh tak terlihat adanya badai cedera ini? **

