Bisnis

Jelang Idul Fitri, Daging dan Telur Murah Dibagikan di Jabodetabek lewat Pasar Murah AGP

×

Jelang Idul Fitri, Daging dan Telur Murah Dibagikan di Jabodetabek lewat Pasar Murah AGP

Sebarkan artikel ini
dagingsapi
Ilustrasi daging sapi.

KITAINDONESIASATU.COM – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Jabodetabek yang tengah dibayangi kenaikan harga bahan pokok. Melalui program pasar murah bersubsidi, Artha Graha Peduli (AGP) menghadirkan berbagai komoditas pangan penting dengan harga jauh lebih terjangkau.

Dalam program yang telah berjalan sejak 11 Desember 2025 itu, warga di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi bisa mendapatkan daging beku hanya Rp70.000 per kilogram serta telur ayam Rp25.000 per kilogram, jauh di bawah harga pasaran.

Ketua Pelaksana Pasar Murah AGP, Riyan Yektono, mengatakan program ini digelar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Lebaran yang biasanya diiringi lonjakan harga pangan.

Menurutnya, pasar murah ini menjadi bentuk kepedulian nyata untuk meringankan beban masyarakat agar tetap bisa memenuhi kebutuhan dapur saat momentum Idul Fitri.

Tak hanya daging dan telur, AGP juga menambah sejumlah komoditas penting yang kerap melonjak menjelang Lebaran, seperti cabai dan bawang. Dalam program tersebut, masyarakat dapat membeli paket bahan dapur berisi cabai rawit merah, cabai merah keriting, dan bawang merah hanya Rp50.000 per paket.

Baca Juga  Sektor Kelautan dan Perikanan Jawa Barat Ditargetkan Beri Kontribusi Rp26 Triliun Terhadap PDRB Tahun 2025

Yang menarik, distribusi program pasar murah ini dilakukan dengan pendekatan door to door. Tim AGP langsung mendatangi lingkungan warga agar komoditas bersubsidi bisa menjangkau masyarakat secara lebih dekat dan tepat sasaran.

Program pasar murah ini akan terus digelar dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di berbagai daerah. Melalui operasi pasar dan operasi daging menjelang Idul Fitri, AGP berharap langkah ini dapat membantu menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat di wilayah Jabodetabek. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *