News

Tabrakan Adu Banteng di Nganjuk Lansia Tanjunganom Tewas di Jalan Raya Kediri

×

Tabrakan Adu Banteng di Nganjuk Lansia Tanjunganom Tewas di Jalan Raya Kediri

Sebarkan artikel ini
kecelakaan nganjuk 1
Petugas saat hendak mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Warujayeng-Kediri kemarin. foto: istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan mengerikan terjadi di ruas Jalan Raya Kediri-Warujayeng Desa Kampung Baru, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk menewaskan seorang pengendara motor, Minggu (15/3/2026) pagi.

Korban tewas diketahui Supardi (60) warga Dusun Mukuh, Desa Sidoharjo, Tanjunganom. mengendarai Yamaha Mio AG 6469 VAH bertabrakan dengan sepeda motor Suzuki Satria AG 5490 XY yang dikendarai Khothibul Umam Azzuhdi (26) warga Lingkungan Pengkol, Kelurahan Warujayeng, Tanjunganom.

Dalam kecelakaan tersebut kedua sepeda motor saling betabrakan dari arah berlawanan hingga menyebabkan korban meninggal di lokasi kejadian kecelakaan.

Kapolsek Warujayeng Polres Nganjuk, Kompol Ahmad Junaidi mengungkapkan peristiwa mengenaskan itu terjadi sekitar pukul 08:30 WIB yang dilaporkan ke petugas piket sekitar pukul 09:00 WIB.

Kasus kecelakaan telah mendapatkan penanganan dari Satlantas Polres Nganjuk, petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan serangkaian tindakan, mengevakuasi korban mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan, menggelar olah tempat kejadian perkara hingga memintai keterangan para saksi dan menghubungi keluarga korban.

Dari keterangan para saksi kecelakaan bermula saat pengendara sepeda motor Yamaha Mio yang kendarai korban melaju dari arah selatan ke utara, di tengah perjalanan korban hendak menyeberang ke kanan jalan.

Sementara dari arah berlawanan arah melaju sepeda motor Suzuki Satria dengan kecepatan tinggi, diduga kurang berhati-hati korban begitu saja berbelok ke kanan hingga ditabrak pengendara Suzuki Satria dari arah berlawanan.

Karena jarak terlalu dekat kedua pengendara tak mampu menghindar hingga terjadi benturan keras di atara kedua sepeda motor tersebut.

Benturan keras yang terjadi pengendara Mio, Supriadi terpental dan terjatuh di tepi aspal jalan dengan kondisi luka berat dibagian kepala korban.

Tak lama kemudian petugas tiba, namun korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Nganjuk untuk proses berikutnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara dapat diperoleh keterangan sementara diduga korban kurang berhati-hati dalam berkendara ketika hendak berbelok ke kanan kurang memperhatikan situasi lalu lintas di depannya.

Oleh karena itu polisi berharap agar pengguna jalan untuk selalu waspada dan berhati-hati saat berkendara, khususnya pengendara yang hendak menyalip, hendak belok ke arah kanan jalan dari jalan utama, pastikan situasi lalu lintas di depan atau belakang benar-benar aman. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *