Lifestyle

Meraih Ampunan di Penghujung Ramadan: Keutamaan Salat Tarawih Malam Ke-26

×

Meraih Ampunan di Penghujung Ramadan: Keutamaan Salat Tarawih Malam Ke-26

Sebarkan artikel ini
Jemaah melaksanakan salat tarawih di masjid. (tiyo/KIS)
Jemaah melaksanakan salat di masjid. (tiyo/KIS)

KITAINDONESIASATU.COM – Memasuki malam ke-26 Ramadan, suasana masjid di seluruh penjuru tanah air kian khidmat. Para jemaah tampak masih antusias memenuhi saf-saf salat, meski raga mulai merasa letih setelah lebih dari tiga pekan menjalankan ibadah puasa.

Semangat ini bukan tanpa alasan; malam ke-26 diyakini menyimpan fadhilah atau keutamaan yang luar biasa bagi mereka yang istikamah.

Berdasarkan beberapa literatur keagamaan dan kitab-kitab keutamaan Ramadan, salat Tarawih pada malam ke-26 menjanjikan ganjaran yang sangat menyentuh sisi spiritual seorang hamba.

Baca Juga  Doa Puasa 6 Hari Bulan Syawal: Lafal, Keutamaan, dan Waktu Pelaksanaan

Allah SWT dikabarkan akan meningkatkan pahala bagi orang yang bertarawih di malam ini setara dengan pahala ibadah selama 40 tahun. Angka ini menjadi simbol betapa luasnya kasih sayang Sang Pencipta yang melipatgandakan nilai kebaikan di pengujung bulan suci.

Selain besarnya pahala, malam ke-26 juga merupakan bagian dari fase “Itqun Minan Nar” atau pembebasan dari api neraka. Keikutsertaan dalam salat berjemaah di malam ini menjadi bukti keteguhan iman seorang Muslim dalam menjemput malam Lailatul Qadar yang kemungkinan besar jatuh di malam-malam ganjil di sekitarnya.

Baca Juga  Lisa BLACKPINK Kunci Film Rom-Com Netflix, Terinspirasi 'Notting Hill'

Para ulama mengingatkan agar jemaah tidak “kendur” di garis finis. Justru di saat-saat terakhir seperti malam ke-26 inilah, kesungguhan kita diuji. Menghidupkan malam dengan Tarawih bukan sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan sarana membersihkan jiwa agar kembali fitrah saat hari kemenangan tiba nanti.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *