KITAINDONESIASATU.COM – Drama menegangkan terjadi pada pekan ke-28 La Liga ketika Villarreal CF nyaris pulang dengan kekalahan sebelum akhirnya diselamatkan gol dramatis dari Nicolas Pepe saat menghadapi Deportivo Alaves di Estadio de Mendizorroza, Vitoria-Gasteiz, Jumat (13/3) waktu setempat.
Laga sempat berjalan buruk bagi Villarreal setelah mereka tertinggal lebih dulu akibat gol bunuh diri bek Rafa Marin. Namun di saat pertandingan hampir berakhir, Nicolas Pepe muncul sebagai penyelamat lewat gol dramatis di masa injury time yang memaksa duel berakhir imbang 1-1.
Sejak awal pertandingan, Villarreal tampil agresif dan langsung mengambil inisiatif menyerang. Namun berbagai upaya yang dibangun skuad berjuluk Yellow Submarine tak mampu menembus pertahanan rapat Alaves.
Alih-alih mencetak gol, Villarreal justru mendapat petaka pada menit ke-40. Kesalahan fatal membuat Rafa Marin mencetak gol bunuh diri yang mengantar Alaves unggul 1-0 dan membuat tuan rumah makin percaya diri.
Menjelang turun minum, Villarreal sempat mendapatkan peluang emas melalui tendangan Santi Comesana, tetapi bola gagal berbuah gol sehingga babak pertama ditutup dengan keunggulan Alaves.
Memasuki babak kedua, Villarreal tampil semakin menekan. Peluang demi peluang terus diciptakan, termasuk lewat tembakan Georges Mikautadze yang masih mampu diamankan kiper Alaves Antonio Sivera.
Tekanan terus berlanjut. Gelandang Pablo Ibanez juga sempat mencoba peruntungannya, namun tendangannya masih melambung di atas mistar gawang.
Saat waktu normal hampir habis dan kekalahan di depan mata, Villarreal akhirnya menemukan momen penyelamat. Pada menit 90+8, Nicolas Pepe sukses memaksimalkan umpan Santi Comesana dan menjebol gawang Alaves. Gol dramatis itu memaksa skor berubah menjadi 1-1 hingga peluit akhir berbunyi.
Hasil ini membuat Villarreal naik ke peringkat ketiga klasemen sementara La Liga dengan 55 poin dari 28 pertandingan, meski masih terpaut 12 poin dari pemuncak klasemen FC Barcelona.
Sementara itu, Alaves harus puas tertahan di posisi ke-16 dengan 28 poin dari 28 laga, hanya unggul tipis tiga poin dari zona degradasi. (*)


