KITAINDONESIASATU.COM – Memasuki hari ke-22 di bulan suci Ramadan, umat Muslim kini telah berada di zona sepuluh malam terakhir, fase paling krusial dalam perburuan pahala. Selain berfokus pada itikaf dan Lailatul Qadar, setiap hari yang dilalui dengan berpuasa membawa ganjaran spesifik yang menenangkan jiwa, terutama saat menatap kehidupan setelah mati.
Berdasarkan literatur keutamaan Ramadan, pahala puasa pada hari ke-22 memiliki dimensi perlindungan yang sangat kuat. Disebutkan bahwa bagi hamba yang mampu menuntaskan puasa di hari ini dengan penuh keimanan, Allah SWT akan mengutus Malaikat Maut dengan membawa kabar gembira.
Sang malaikat akan datang dengan penuh kelembutan, memberikan rasa aman dari ketakutan yang biasanya menyertai momen perpisahan ruh dan jasad.
Lebih jauh lagi, fadhilah hari ke-22 menjanjikan jaminan keamanan saat manusia dikumpulkan di Padang Mahsyar. Berikut adalah poin utama keutamaannya:
- Terbebas dari Ketakutan: Dijauhkan dari rasa ngeri saat menghadapi huru-hara hari kiamat.
- Keamanan Spiritual: Mendapatkan ketenangan batin saat orang lain dalam kondisi panik luar biasa.
- Kabar Gembira: Jaminan bahwa perjalanan menuju akhirat akan dimudahkan oleh rida-Nya.
Pahala ini menjadi pengingat bahwa lapar dan dahaga yang dirasakan bukan sekadar ujian fisik, melainkan investasi keselamatan di masa depan yang abadi.(*)


