KITAINDONESIASATU.COM – Aksi kekerasan mengejutkan terjadi di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. Seorang pria berinisial SH (23) menjadi korban penembakan menggunakan airsoft gun setelah sebelumnya membeli nasi goreng di Jalan Tipar Cakung, Gang Kompi Jenggot, Kelurahan Sukapura, Minggu malam (8/3).
Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri, mengatakan bahwa korban mengalami luka tembak di beberapa bagian tubuh, yakni kaki kanan, punggung kanan, dan lutut kiri. Insiden berdarah itu diduga dipicu persoalan utang terkait pembelian narkotika jenis ganja kepada salah satu anggota kelompok pelaku.
“Korban mengalami luka tembak di kaki sebelah kanan, punggung belakang sebelah kanan, dan lutut sebelah kiri,” ujar Bobi di Jakarta, Selasa (10/3).
Peristiwa bermula ketika korban didatangi sekelompok orang saat berada di lokasi membeli nasi goreng. Salah satu pelaku berinisial F bersama sejumlah rekannya langsung menghampiri dan menarik korban sebelum kemudian mengeroyoknya di tempat kejadian.
Keributan tersebut diduga berkaitan dengan utang sebesar Rp800.000 yang belum dibayar korban kepada salah satu anggota kelompok pelaku. Situasi semakin memanas ketika korban mencoba melawan pengeroyokan yang dilakukan para pelaku.
Dalam kondisi kacau itu, pelaku F tiba-tiba mengeluarkan airsoft gun jenis Glock 19 dan menembakkannya beberapa kali ke arah korban. Aksi brutal itu membuat korban tersungkur dengan luka tembak di beberapa bagian tubuh.
Setelah peluru gotri yang dibawa pelaku habis, warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut langsung bertindak. Pelaku berhasil ditangkap massa dan bahkan sempat menjadi sasaran amukan warga.
Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh pelaku yang terlibat dalam insiden penembakan tersebut. (*)


