Berita Utama

Duka di Bantargebang: Korban Tewas Longsor Gunung Sampah Bertambah Jadi 4 Orang

×

Duka di Bantargebang: Korban Tewas Longsor Gunung Sampah Bertambah Jadi 4 Orang

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2026 03 09 at 10.23.26
Petugas gabungan masih mencari korban lain di TPST Bantargebang, Kota Bekasi yang tertimpah sampah. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Tim SAR Gabungan kembali menemukan korban dalam operasi pencarian di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Senin 9 Maret 2026. Dengan penemuan terbaru ini, total korban tewas akibat longsornya gunungan sampah tersebut kini resmi bertambah menjadi 4 orang.

Keempat korban tewas yakni Enda Widayanti (25), pemilik warung, Sumine (60) pemilik warung, Dedi Sutrisno (sopir truk) dan Irwan Suprihatin (sopir truk). Sedang korban selamat masing-masing Setiabudi dan Johan.

Sebelumnya, longsor terjadi di kawasan TPST DKI Jakarta Zona 4C, RT 004 RW 004, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, pada Minggu 8 Maret 2026 sore. Tumpukan sampah yang longsor menutup akses jalan di area TPST dan menimpa warung kopi serta beberapa truk sampah yang sedang beroperasi.

Peristiwa longsor pertama kali diketahui oleh seorang petugas keamanan yang saat itu sedang melakukan kontrol di area TPST setelah beristirahat di warung kopi. Tiba-tiba warga ada yang teriak longsor ke arah gundukan sampah yang tiba-tiba amblas.

Petugas keamanan langsung ke lokasi sambil menghubungi polisi. Tak berapa lama kemudian petugas Polsek Bantargebang dan Polres Metro Tangerang Kota langsung ke lokasi. Terlihat sampah runtuh menutup jalan serta menimpa warung dan beberapa truk sampah.

Petugas kemudian mengevakuasi korban dengan melibatkan TNI-Polri, BPBD Kota Bekasi dan BPBD DKI Jakarta, Basarnas Kota Bekasi, Dinas Lingkungan Hidup, Damkar Kota Bekasi, PMI, relawan serta aparat Kecamatan Bantargebang dan Kelurahan Sumur Batu.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri didampingi Wakapolda Brigjen Dekananto Eko Purwono bersama Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro meninjau proses evakuasi korban tertimbun longsor.

“Kami masih menyelidiki kasus longsor di TPST Bantargebang ini, termasuk mencari adanya korban lain yang terkena longsor tersebut,” kata Asep Edi Suheri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *